Dipost Pada:
05 September 2023 11:35:32 | Dilihat sebanyak 293 kali
Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan meraih penghargaan Anubhawa Sasana Desa / Kelurahan tahun 2023 dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI), Iwan Setiawan dinilai berhasil membina dan mengukuhkan desa-desa di Kabupaten Bogor sebagai Desa Sadar Hukum.
Penghargaan diserahkan oleh
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada acara Peresmian Desa / Kelurahan
Sadar Hukum dan Pemberian Penghargaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi
Hukum (JDIH), di Aula Barat Gedung Sate, Bandung, Sabtu (02/9).
Hadir
pada acara tersebut, Gubernur Jawa Barat, Sekretaris Daerah Provinsi
Jawa Barat, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat beserta
ajarannya, para Bupati dan Walikota se-Jawa Barat. Sementara itu, hadir
mendampingi Plt. Bupati Bogor, Kepala Bagian Hukum dan Kerjasama Daerah
Sekretariat Daerah, Camat Sukaraja, Camat Caringin, beserta para kepala
desa peraih penghargaan.
Pada kesempatan tersebut,
10 desa dan 5 kecamatan di Kabupaten Bogor juga mendapatkan penghargaan
Desa Sadar Hukum tahun 2023 dari Gubernur Jawa Barat, diantaranya Desa
Cilebut Barat Kecamatan Sukaraja, Desa Caringin Kecamatan Caringin, Desa
Ciherang Pondok Kecamatan Caringin, Desa Pasir Muncang Kecamatan
Caringin, Desa Cigombong Kecamatan Cigombong, Desa Ciburayut Kecamatan
Cigombong, Desa Cipicung Kecamatan Cijeruk, Desa Cijeruk Kecamatan
Cijeruk, Desa Cijujung Kecamatan Sukaraja, dan Desa Sukamahi Kecamatan
Megamendung.
Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan
mengungkapkan, alhamdulillah terima kasih atas penghargaan yang
diberikan, penghargaan yang diterima ini membuktikan bahwa jika kita
hidup di negara hukum, maka mulai dari tingkat pusat, provinsi,
kabupaten, hingga ke desa harus sadar hukum.
“Semoga
desa-desa yang sudah meraih penghargaan sebagai Desa Sadar Hukum,
masyarakatnya, aparat pemerintahannya, dan seluruh komponen yang ada
dalam desa tersebut menjadi lebih paham dan tertib dengan aturan hukum
yang berlaku,” ungkap Iwan.
Iwan menambahkan,
upaya untuk mensosialisasikan, meningkatkan pemahaman, dan membina
kesadaran atas hukum di desa-desa dan kelurahan se-Kabupaten Bogor akan
terus dilakukan. Dengan adanya kesadaran hukum yang tinggi, jalannya
pemerintahan akan kondusif dan lancar.
Kepala
Desa Cilebut Barat Kecamatan Sukaraja, Dasuki menuturkan, dirinya sangat
bangga dan bersyukur karena upaya yang dilakukan selama ini untuk
mengedukasi masyarakat agar kesadaran hukumnya meningkat, dinilai
berhasil dan mendapat penghargaan.
“Saya
melaksanakan secara rutin sosialisasi dan edukasi soal hukum di beberapa
kesempatan, misalnya pada saat pengajian ibu-ibu, bapak-bapak,
anak-anak muda, tujuannya untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang
hukum,” tuturnya.
Ia menambahkan, semenjak
kegiatan edukasi tersebut dilakukan secara berkelanjutan, angka
persoalan atau permasalahan yang berkaitan dengan hukum jauh merosot.
Harapannya mudah-mudahan kedepan Desa Cilebut Barat lebih baik,
masyarakatnya lebih sadar hukum.
Camat Sukaraja,
Ria Marlisa menerangkan, alhamdulillah beberapa desa di Kecamatan
Sukaraja desa-desa di kecamatan lainnya hari ini meraih penghargaan
sebagai Desa Sadar Hukum tahun 2023.
“Ini semua
berkat pembinaan yang dilakukan oleh Plt. Bupati Bogor, Iwan Setiawan
melalui bantuan hukum di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, mewujudkan
desa-desa agar lebih taat terhadap hukum,” terang Ria.
Ria
berharap dengan adanya penghargaan Desa Sadar Hukum, desa-desa bisa
menjadi lebih tertib dalam pelaksanaan kegiatan, pengadministrasian, dan
keuangan di masing-masing desa.
Usai menyerahkan
penghargaan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berpesan agar taatlah
kepada nilai-nilai Pancasila. Menurutnya semua urusan membangun negeri
ini ada pada Pancasila. Kemudian sebagai pemimpin harus menjadi pemimpin
yang sensitif, biasakan selesaikan masalah sebelum masalah itu timbul.
“Pesan
saya kepada kepala desa jika ada masalah maka selesaikan dengan
komunikasi, kalau ada dinamika, salah tafsir selesaikan masalahnya
dengan musyawarah di balai desa,” ujar Ridwan Kamil.
Ridwan
Kamil menyebutkan, kenapa Jawa Barat juara, karena filsafat sundanya
diterapkan, nilai-nilai Pancasila-nya ditegakan. Hasilnya indeks
kondusifitas Jawa Barat tinggi sekali, nilainya 87,5. Artinya warga Jawa
Barat merasakan nyaman tinggal di Jawa Barat.
Berikutnya,
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, R. Andika Dwi Prasetya
menjelaskan, tingginya kesadaran hukum di suatu wilayah akan menentukan
masa depan wilayah tersebut. Membangun kesadaran hukum sejak dini harus
dilakukan tanpa perlu menunggu terjadi permasalahan atau pelanggaran
hukum.
“Upaya pembinaan dinilai sangat penting
dan bisa dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil yang ada di
lingkungan masyarakat. Tegaknya supremasi hukum dan hak asasi manusia
merupakan salah satu aspek utama untuk menunjang kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang aman, bersatu, rukun, damai,
adil dan sejahtera,” jelas Andika.