- Nomor Dokumen
- 32703
- Tanggal Publish
- 11 Desember 2023
- Penerbit
- PPID Utama
- Kategori
- Informasi Setiap Saat
- Jenis
- KONTEN
- Dilihat Sebanyak
- 786 kali
Ajukan Permohonan Informasi
Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan kita harus semangat menyambut Indonesia Emas tahun 2045. Untuk itu, Forum Konsultasi Publik RPJPD ini menjadi sarana untuk mengakomodir masukan, saran, kritikan dan harapan dari seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan cita-cita Kabupaten Bogor untuk tahun 2045 mendatang.
Hal
ini ia katakan saat membuka Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan
Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Bogor tahun 2025-2045, di
Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Senin (4/12). Pada kesempatan tersebut
diluncurkan Data Ranger oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah,
Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang).
Hadir
Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat, perwakilan Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, jajaran Forkopimda,
perwakilan Lanud Atang Sendjaja, Kepala BNN Kabupaten Bogor, Sekretaris
Daerah beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, pimpinan
perguruan tinggi, kepala sekolah dan pondok pesantren, pimpinan BUMD,
dunia usaha, dunia industri, tokoh masyarakat dan organisasi massa,
serta pimpinan media massa.
Bupati
Bogor, Iwan Setiawan menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor
melalui Bappedalitbang tengah merumuskan visi dan misi, sasaran pokok
dan arah kebijakan untuk 20 tahun ke depan berdasarkan permasalahan dan
isu strategis di Kabupaten Bogor juga dengan memperhatikan kebijakan
nasional, Jawa Barat, dan kabupaten/kota perbatasan.
“Roadmap
menuju 2045 sudah ada dari pemerintah pusat, tinggal bagaimana kita
terjemahkan sesuai dengan situasi kondisi di Kabupaten Bogor. Sehingga
tergambar bagaimana rencana mewujudkan cita-cita kita di tahun 2045,”
jelas Iwan Setiawan.
Iwan
mengungkapkan, beberapa faktor dominan di Kabupaten Bogor yang wajib
dijadikan pertimbangan dalam perumusan target jangka panjang adalah
jumlah penduduk yang besar, kondisi geografis daerah dalam sudut pandang
potensi dan ancaman, kondisi makro daerah seperti laju pertumbuhan
ekonomi, kemiskinan, pengangguran, ketimpangan pembangunan, serta
pendapatan perkapita. Kondisi kinerja pelayanan kewenangan daerah
berdasarkan bidang urusan. Dan posisi daya saing daerah, baik secara
nasional, Jawa Barat, maupun dengan wilayah perbatasan.
“Semoga
para undangan yang hadir dapat mengikuti kegiatan ini dengan seksama,
para pemangku kepentingan harus dapat berpartisipasi aktif dalam proses
ini, sehingga semua tahapan penyusunan RPJPD 2025-2045 dapat berjalan
efektif, efisien dan tepat waktu sesuai jadwal,” ungkap Iwan Setiawan.
Soal
peluncuran Data Ranger, Bupati Iwan Setiawan menerangkan, ini sebagai
bentuk pemberian motivasi, penghargaan untuk pejuang data. Orang-orang
yang dipilih menjadi para petugas data di lingkup Pemkab Bogor yang yang
sehari-harinya mengumpulkan dan mengolah data.
“Kita
ingin para petugas ini bisa bekerja fokus dan ke depan insya Allah akan
kita berikan penghargaan. Saya juga minta para kepala dinas dan camat
untuk memberikan dukungan kepada para petugas yang diberikan mandat
untuk mencari dan mengelola data,” terang Iwan.
Dokumen Tidak Tersedia.
Link Tidak Tersedia