- Nomor Dokumen
- 32298
- Tanggal Publish
- 08 September 2023
- Penerbit
- PPID Utama
- Kategori
- Informasi Serta Merta
- Jenis
- KONTEN
- Dilihat Sebanyak
- 389 kali
Ajukan Permohonan Informasi
Bupati Bogor Iwan Setiawan meminta kepada Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Bogor untuk merespon cepat laporan kebutuhan air bersih dari masyarakat yang terdampak kekeringan. Ini guna mempercepat penanganan kekeringan yang terjadi di wilayah Kabupaten Bogor.
Hal
tersebut ditegaskan Bupati Bogor, Iwan Setiawan saat memantau langsung
distribusi air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Tajur
Kecamatan Citeureup, Kamis (7/9/23). Hadir mendampingi Bupati Bogor, Plt
Kalak BPBD, Dirut Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Kepala Dinas
Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Camat
Citeureup, dan Kepala Desa Tajur.
Bupati Bogor,
Iwan Setiawan menjelaskan, optimalisasi penanganan kekeringan di
Kabupaten Bogor yang pertama adalah menyediakan toren penampungan air di
beberapa wilayah tertentu dan secara rutin akan diisi dinas terkait,
kemudian pelayanan langsung dengan menyuplai air bersih ke wilayah
terdampak kekeringan.
“Hari ini saya memantau
langsung jalannya pendistribusian air bersih kepada masyarakat
terdampak, salah satunya di Desa Tajur Kecamatan Citeureup. Suplai air
bersih akan terus kita distribusikan secara rutin setiap hari, di
beberapa wilayah terdampak kekeringan seperti di Bogor Barat, Timur,
Utara dan Tengah,” terang Iwan.
Bupati Bogor juga
meminta kepada Perumda Tirta Kahuripan agar meningkatkan kapasitas
produksi airnya agar dibagikan secara gratis kepada masyarakat terdampak
kekeringan. Karena yang terpenting saat ini adalah masyarakat di
wilayah kekeringan terpenuhi kebutuhan air bersihnya.
“Kemudian
saya juga mempersilahkan masyarakat untuk proaktif melaporkan kebutuhan
air bersih kepada kepala Desa. Camat juga harus segera merespon laporan
dari kepala desa,” kata Iwan.
Insyaallah,
lanjut Iwan Setiawan, untuk ketersediaan air cukup untuk menyuplai tiga
bulan kedepan, karena ketersediaan mata air di Ciburial masih normal dan
bagus, dari Sungai Ciliwung dan Cisadane juga debit airnya masih bagus.
Selanjutnya,
Kepala Desa (Kades) Tajur, Ade Syaefudin mengatakan, bahwa 90 persen
warga Desa Tajur mengalami kekeringan karena tidak adanya kantung sumber
air akibat cuaca kemarau. Ia berharap kehadiran Bupati Bogor dapat
mewujudkan harapan masyarakat salah satunya instalasi PDAM bisa masuk ke
wilayahnya.
“Terima Kasih kepada Bupati Bogor dan
jajaran Pemkab Bogor, atas suplai air bersih yang diberikan kepada
warga kami, ini sangat membantu warga kami yang terdampak kekeringan.
Mudah-mudahan kedepan instalasi PDAM bisa masuk wilayah Desa kami,” kata
Ade.
Kemudian, warga Desa Tajur Ningsih
menyatakan, sudah berjalan dua bulan ia mengalami kesulitan air bersih
karena kekeringan, suplai air yang diberikan oleh pak Bupati Bogor
sangat membantu kami.
Dokumen Tidak Tersedia.
Link Tidak Tersedia