- Nomor Dokumen
- 32279
- Tanggal Publish
- 05 September 2023
- Penerbit
- PPID Utama
- Kategori
- Informasi Serta Merta
- Jenis
- KONTEN
- Dilihat Sebanyak
- 327 kali
Ajukan Permohonan Informasi
Bupati Bogor Iwan Setiawan perintahkan jajaran Pemkab Bogor untuk fokus tangani bencana kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor, hal itu diungkapkan saat melaksanakan Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Kekeringan di Kantor BPBD Kabupaten Bogor, Senin (4/9/2023).
Saat ini pihaknya tengah memperkuat
tim penanganan kekeringan di Kabupaten Bogor yang terdiri dari BPBD,
PDAM, Damkar, PMI dan lainnya. Belasan armada tangki air milik BPBD dan
PDAM terus diturunkan untuk suplai air juga ditambah beberapa armada
mobil Damkar yang biasa untuk pemadaman api dimodifikasi untuk
menyalurkan air bersih jika kondisi sudah mendesak.
"Ini
penting karena prediksi dari BMKG kekeringan ini akan berlangsung
sampai Oktober 2023 nanti. Pada prinsipnya kekuatan kita melayani
masyarakat sudah siap baik anggota maupun operasional kendaraannya,"
ujar Bupati Bogor.
Perlu diketahui Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Bogor dengan Gerak Cepat (Gercep) melakukan
penanganan kekeringan yang terjadi di 109 Desa yang tersebar di 27
Kecamatan, bahkan per periode 03 Mei 2023 sampai 03 September 2023
Pemkab Bogor telah menyuplai air sebanyak 1.947.000 liter air bersih
kepada 62.358 KK atau 210.835 jiwa masyarakat yang ada di 109 Desa di
Kabupaten Bogor.
"Sumber air saya perhatikan
siap, kami juga sudah menggandeng sekitar 20 pihak swasta yang berbisnis
di bidang air curah untuk mengoptimalkan suplai air kepada masyarakat
mudah-mudahan dengan ini kita bisa melayani masyarakat dengan maksimal,"
jelas Bupati Iwan Setiawan.
Menurut Bupati
Bogor, penanganan bencana kekeringan ini dilakukan melalui dua mekanisme
yakni penanganan jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendeknya
melalui bantuan langsung distribusi suplai air bersih secara rutin ke
wilayah terdampak kekeringan.
Jangka panjangnya
membuat toren air dan pembangunan sumur bor di wilayah rawan bencana
kekeringan dengan melibatkan DPKPP dan CSR perusahaan, juga
mengoptimalkan sosialisasi antisipasi bencana kekeringan kepada
masyarakat oleh Diskominfo Kabupaten Bogor.
"Kepada
seluruh masyarakat yang ingin mendapatkan air bersih dapat menghubungi
Call Center BPBD di 021-87914900 atau bisa di 021-87914800 atau Nomor
Whatsapp di nomor 081210109002. Mudah-mudahan manajerial penanganan
kekeringan ini bisa rapi dibantu BPBD, Damkar, PDAM, PMI juga Diskominfo
sebagai tim publikasi secara terorganisir satu komando dari BPBD,"
tegas Iwan Setiawan.
Lanjut Iwan Setiawan,
untuk antisipasi terjadinya bencana kebakaran di Kabupaten Bogor akibat
cuaca panas musim kemarau, petugas Damkar rutin melakukan penyemprotan
terutama di lahan yang mudah terbakar salah satunya TPAS Galuga.
Dokumen Tidak Tersedia.
Link Tidak Tersedia