- Nomor Dokumen
- 32243
- Tanggal Publish
- 31 Agustus 2023
- Penerbit
- PPID Utama
- Kategori
- Informasi Serta Merta
- Jenis
- KONTEN
- Dilihat Sebanyak
- 370 kali
Ajukan Permohonan Informasi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan bangun sumur bor di 17 Kecamatan dan siagakan 18 armada tangki pengangkut air bersih untuk mendistribusikan air bersih secara rutin ke wilayah yang terdampak kekeringan. Mengingat kemarau panjang diprediksi akan berlangsung hingga akhir September 2023.
Hal itu diungkapkan
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin saat melakukan Rapat
pembahasan penanggulangan kekeringan di Kabupaten Bogor bersama jajaran
Pemkab Bogor, di Ruang Serbaguna 1 Setda, Senin (28/8/23).
Perlu
diketahui 18 unit armada tangki air bersih terdiri dari 10 unit tangki
dari Damkar, 4 unit dari BPBD, 3 unit dari PDAM, dan satu unit dari PMI
akan diturunkan untuk mendistribusikan air bersih ke 89 Desa dari 26
Kecamatan di Kabupaten Bogor.
Sementara untuk
rencana pembangunan sumur bor akan dibangun di 17 Kecamatan oleh PUPR
Kabupaten Bogor dengan rincian sebagai berikut, 13 sumur bor dibangun
menggunakan anggaran APBD Kabupaten Bogor dan 4 sumur bor dibangun
menggunakan anggaran APBN.
17 Kecamatan yang
akan dibangunkan sumur bor yakni Kecamata Caringin desa Pasir muncang,
Kecamatan Ciampea Desa Cibanteng, Kecamatan Cibungbulang Desa
Leuwengkolot. Kemudian Kecamatan Cibungbulang Desa Cibatok 1, Kecamatan
Cileungsi Desa Pasir Angin, Kecamatan Ciomas Desa Pagelaran, Kecamatan
Citeureup Desa Sukahati, Kecamatan Dramaga Desa Babakan, Kecamatan
Gunung Putri Desa Cicadas.
Lalu Kecamatan
Gunung Sindur Desa Gunung Sindur, Kecamatan Rancabungur Desa Bantarsari,
Kecamatan Sukajaya Desa Jayaraharja, Kecamatan Bojonggede Desa
Pabuaran, Kecamatan Sukaraja Desa Nagrak. Selanjutnya Kecamatan
Cibungbulang Desa Sukamaju, Kecamatan Ciomas Desa Kotabatu dan
KecamatanCibinong Kelurahan Pabuaran
"Insyaallah
mulai besok kita akan turunkan 17 kendaraan tangki air bersih untuk
mengirim air bersih ke Desa yang membutuhkan air bersih, baik dari BPBD,
Damkar, PDAM dan PMI. Hari ini kita mulai susun jadwal pengirimannya,
agar bisa kita kirim rutin setiap hari," tegas Sekda.
Selanjutnya,
Plt. Kalak BPBD Asep Sulaeman mengatakan, operasi tanggap bencana
kekeringan akan terus diperkuat dan dioptimalkan agar kekeringan akibat
dampak kemarau ini tidak meluas di Kabupaten Bogor. Sebab informasi dari
BMKG musim penghujan diprediksi akan terjadi pada Oktober 2023 nanti.
Artinya hingga September 2023 prediksi masih dalam kondisi kemarau.
Dokumen Tidak Tersedia.
Link Tidak Tersedia