Diskominfo Kabupaten Bogor Pertajam Kemampuan SDM Sistem Informasi Laras Online | PPID Kab. Bogor - Media Link Informasi
3 | 3 | Bagikan | | Tanggal Posting: 22 Maret 2018 | Dilihat: 150 Kali | Cetak

Diskominfo Kabupaten Bogor Pertajam Kemampuan SDM Sistem Informasi Laras Online

Release Diskominfo Kabupaten Bogor
Kamis, 22 Maret 2018
Cibinong

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor menggelar rapat koordinasi dengan para petugas sistem informasi pengaduan masyarakat (Laras Online) di setiap perangkat daerah. Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wawan Munawar Sidik, rakor ini guna mempertajam sumber daya manusia pengelola pengaduan masyarakat LARAS Online di masing-masing perangkat daerah.

“LARAS (Layanan Resmi Aspirasi) Online adalah salah satu situs e-government milik Kabupaten Kota Bogor yang dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan pengaduan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. LARAS Online dibentuk dengan tujuan untuk memudahkan menyuarakan aspirasi masyarakat untuk kinerja kabupaten Bogor, tak hanya dalam bentuk online melainkan sms center juga bisa digunakan dimana aspirasi yang bisa di salurkan berupa kritik, saran atau pengaduan,” terang Wawan.

Ia menambahkan, pengelolaan pengaduan masyarakat melalui aplikasi LARAS Online telah meraih penghargaan terbaik dari Kementrian Dalam Negeri pada kategori inovasi daerah. Pada tahun 2017 ada sekitar 700 pengaduan masyarakat yang sudah kita layani, sementara di tahun 2018 sampai bulan Maret ini suda sekitar 300 yang kita layani.

“Pada rapat koordinasi pengelolaan pengaduan masyarakat ini saya berharap peningkatan kapasitas sisi sistem informasi dan SDM nya di masing-masing perangkat daerah. Pelayanan pengaduan masyarakat harus dilakukan secara maksimal terutama dalam penguasaan penggunaan sistem informasi,” tambah Wawan.

Sementara itu, praktiksi teknologi informasi, Asep Samsul Hidayat mengatakan mengapa pengelolaan pengaduan masyarakat itu penting, karena pelayanan publik lengkap bila terdapat pengelolaan pengaduan. Namun perlu dicatat, pengaduan sedikit belum tentu sudah berkualitas, pengaduan banyak belum tentu layanan buruk.

“Pengaduan sedikit mungkin karena sarana tidak tersedia dengan baik, banyak pengaduan merupakan indikator partisipasi masyarakat. Namun yang terpenting, lanjut Asep, harus ada edukasi yang diberikan oleh setiap dinas agar masyarakat tidak hanya punya mainset mengadu saja, tapi juga berkontrubusi terhadap pembangunan,” paparnya.(RIDO/DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR)


Author: Administrator


Tags: